Cari Blog Ini

Panglima TNI Bangga Darah Dagingnya Berseragam FKPPI, Mengapa? ini Jawabannya

SURYA.co.id | SURABAYA - Panglima TNI Jenderal Nurmantyo hadir sebagai pemateri dalam Diklat kepemimpinan Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).

Diklat ini mereka sebut Penataran Kader Organisasi Purna (TARKORNA) Nasional Angkatan XIV Tahun 2016.

Acara digelar di Markas Kobangdikal Bumimoro Surabaya itu, Jenderal Gatot menyebut bahwa FKPPI adalah darah daging TNI dan Polisi.

"Hanya anak-anak dan keluarga besarnya TNI/Polisi yang berhak menjadi anggota FKPPI. Mereka adalah darah daging saya. Saya bangga," ucap Gatot usai acara.

Sebelumnya, Gatot melihat aksi para Generasi Muda FKPPI. Mereka kompak meneriakkan yel-yel saat menyambut Panglima TNI.

Mereka bahkan rela menunggu satu jam lebih di ruang terbuka untuk mengabadikan sesi foto bersama.

Penataran tingkat purna tersebut merupakan proses kepemimpinan di lingkungan FKPPI tingkat lanjut. Sebanyak 202 anggota FKPPI seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke mengikuti diklat kepemimpinan ini.

Panglima TNI Gatot Nurmantyo hadir di tengah-tengah ratusan GM FKPPI. Jenderal bintang empat ini membangkitkan semangat kader FKPPI.

"Jenderal TNI adalah Bapak kami. Hidup FKPPI," teriak ratusan GM FKPPI.

Panglima TNI ini hadir untuk membangkitkan semangat dan motivasi dalam Penataran Kader Organisasi Purna (TARKORNA) Nasional Angkatan XIV Tahun 2016.

Panglima TNI membawa beberapa jajaranya untuk memberi semangat GM FKPPI. Tampak pula Pangdam V/Brawijaya, Komandan Armatim, Komandan Kobandikal, dan pejabat TNI lainnya.

"FKPPI kok bajunya doreng ya. Ngalah-ngalahi tentara. Tapi tidak sama dengan TNI. Bahkan soal gagah, TNI kalah. Sebagai Bapak, saya bangga ini," kata Gatot yang disambut tepuk tangan ratusan kader.

Selain Ketua Umum GM FKPPI Hans Silalahi, Sekjen Nurseto Budi Susanto, Ketua GM FKPPI Jatim Mas Agus, hadir pula Penasihat FKPPI Jatim, Eddy Rumpoko.

"Ini bukan organisasi sayap. Jangan kita masuk ke wilayah politik. Kalau sebagai pribadi silakan. Tapi bukan organisasi," kata Hans.

Tidak ada komentar: