Cari Blog Ini

PASUKAN KHUSUS

Dalam suatu pertempuran, fungsi dari pasukan khusus bukan untuk bertempur melawan musuh secara langsung layaknya pasukan reguler. Mereka didesain menghadapi medan pertempuran yang sifatnya terbatas dan memiliki dampak luar biasa bagi lawan jika pasukan khusus ini berhasil menghancurkan obyek-obyek strategis yang dimiliki lawan.

Usai beraksi, pasukan khusus akan ditarik ke homebase dan melaporkan hasil misi kepada pimpinan yang bertanggung jawab terhadap misi tersebut.

Seperti saat masa perang Dwikora (Indonesia - Malaysia) dimana satu tim pasukan khusus Indonesia berupaya menyabotase dan menghancurkan pipa saluran air minum satu-satunya yang dimiliki oleh Malaysia saat itu dengan peledak.

Tujuannya tak lain agar Malaysia tidak punya pasokan air minum sehingga akan mengganggu konsentrasi negara Jiran yang saat itu disokong oleh 5 negara yang tergabung dalam FPDA.

(@liputankhusus)

Prioritaskan Pendidikan, Kades Segara Jaya Launching Program GFMB

Kepala Desa Segara Jaya, H. Marjaya S, menyatakan dimulainya Program Gerakan Fajar Menebar Buku (GFMB) dengan tema untuk Segara Jaya menjadi lebih baik

Desa Segara Jaya, H. Marjaya S, menyatakan dimulainya Program Gerakan Fajar Menebar Buku (GFMB) dengan tema untuk Segara Jaya menjadi lebih baik, launching program ini berlangsung di Kantor Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/1/2018).

Dikatakan H. Marjaya, dalam program ini sebanyak empat belas RA, TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan diberikan buku secara gratis dan diharapkan untuk kedepan bantuan bukan hanya buku saja. “Pendidikan merupakan yang paling diprioritaskan,” ungkap H. Marjaya.

Kepala Desa Segara Jaya,
H. Marjaya S memberikan buku secara simbolis kepada siswa PAUD, TK dan RA

Menurutnya, dirinya berusaha memajukan warga Desa Segara Jaya bukan hanya pada fisik saja. Hal ini dicontoh dari Almarhum Ayahanda (H.Muhamad Sargan) yang begitu memperhatikan kesejahteraan masyarakat di masa kepemimpinannya sebagai Kepala Desa.

“Program ini diharapkan mampu mempersiapkan generasi lebih baik dan cerdas,” ujar Kades.

Lanjutnya, warga harus mampu mengimbangi pesatnya pembangunan dan semakin bertambahnya perusahaan. Terlebih banyak warganya yang berprofesi sebagai nelayan, anak-anak nelayan harus semakin cerdas demi menyambut masa depan.

“Kita juga bekerja sama dengan PT PJB Muara Tawar melalui dana CSR-nya hingga mencapai Rp 2 Miliar,” papar dia.

Selain itu, ia juga meminta dukungan kepada seluruh warganya agar Program GFMB menjadi program unggulan dan berjalan lancar dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam hal ini peran orangtua sangatlah penting, dimana orangtua harus lebih mengawasi anaknya untuk rajin membaca, jadikan anak kita gemar membaca,” imbaunya.
Diketahui, acara dihadiri  Sang Kepala Desa didampingi istri, para Kepala RA, TK, PAUD, guru,  orangtua murid,  para murid,  BPD Segara Jaya,  staf desa.

LANCARNYA REZEKI SUAMI JUGA ADA DI TANGAN ISTRI


Banyak yang mungkin tidak mengetahui bahwa rezeki keluarganya dengan izin Allah mengalir lancar atau sulit, atas peran istri.

Sifat Istri adalah yang Mendatangkan Rezeki Bagi Suaminya

Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa sifat istri ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya.

1. Istri yang pandai bersyukur

Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya, termasuk rezeki.

Punya suami, bersyukur.

Menjadi ibu bagi keluarganya, bersyukur.

Suami memberikan nafkah, bersyukur.

Suami mencintai setulus hati, bersyukur.

Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.

Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan :

"jika kalian bersyukur, pasti akan bertambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih"

2. Istri yang tawakal kepada Allah

Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya.

Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada istri tersebut.

Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepadanya.

Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”

3. Istri yang baik agamanya

Beruntung itu adalah beruntung di dunia dan di akhirat.

Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.

Coba kita perhatikan, tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan.

Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya.

4. Istri yang banyak beristighfar

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki.

Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

"Maka aku katakan kepada mereka, Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula di dalamnya sungai-sungai untukmu"

5. Istri yang gemar silaturahim

Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudara-saudari, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki.

Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

"Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi."

6. Istri yang suka bersedekah

Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya.

Sebab salah satu keutamaan sedekah, akan dilipat gandakan Allah hingga 700 kali lipat.

Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.

Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya.

Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya.

Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.

“Perumpamaan orang-orang yang menaf­"ahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji.
Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui."

7. Istri yang bertaqwa

Istri yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah.

Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.

"Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka"

8. Istri yang selalu mendoakan suaminya

Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya.

Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.
Begitulah rezeki.

Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah.

Dialah yang Maha Pemberi rezeki.

Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya.

Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.

Dan Tuhanmu berfirman :

"Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan"

9. Istri yang taat dan melayani suaminya

Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya.

Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah, istri wajib mentaatinya.

Apa hubungannya dengan rezeki ?

Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai.

Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul.
Semangat kerjanya pun menggebu.
Ibadah juga lebih tenang.

Hindari 11 Kesalahan sebagai Istri

Sebagian wanita mengabaikan beberapa kesalahan yang dapat menggoncang keharmonisan rumah tangga. Berikut ini kesalahan-kesalahan yang perlu kita hindari sebagai seorang istri agar bahtera rumah tangga senantiasa utuh dan kecintaan suami senantiasa bersemi.

1. Menceritakan kecantikan wanita lain kepada suami
Saudariku, sadarilah bahwa termasuk kesalahan ketika seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan wanita lain kepada suaminya. Tindakan ini seperti mengasah pisau yang sewaktu-waktu dapat melukai diri sendiri.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Janganlah seorang wanita bermubasyarah (bergaul akrab) dengan wanita lain kemudian dia menggambarkan keadaan wanita itu kepada suaminya seakan-akan suaminya melihat langsung wanita itu.” (HR Bukhari).
Hikmah di balik larangan ini adalah untuk menghindarkan suami agar tidak tergoda atau tergiur oleh wanita yang digambarkan istrinya, yang dapat mengakibatkan suami tersebut menceraikan istrinya. Oleh karena itu, sebagai istri yang cerdas, sudah selayaknya kita mengambil pelajaran dari larangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tersebut.
Sesungguhnya banyak kejadian nyata tentang suami-suami yang menceraikan istri-istrinya disebabkan oleh ulah istrinya sendiri yang suka menggambarkan kecantikan wanita lain kepada suaminya dengan gambaran yang detail.
Saudariku, sesungguhnya penggambaran itu sendiri sudah diharamkan meskipun tidak mendatangkan musibah seperti di atas. Bukankah seorang muslimah diwajibkan untuk berhijab agar auratnya tidak terlihat oleh laki-laki yang bukan mahramnya? Lalu apa jadinya jika kita menggambarkan keadaan seorang wanita kepada suami kita? Bukankah itu sama artinya kita menyibak hijabnya dan menelanjanginya? Semoga kita berhati-hati dalam masalah ini agar tidak terjebak pada musibah dan dimurkai Allah.
2. Berhias tidak pada tempatnya
Saudariku, percayakah engaku bahwa wanita adalah perhiasan? Tanpa polesan dan hiasan sekalipun, seorang wanita adalah perhiasan yang menawan. Lalu apa jadinya jika perhiasan itu diperindah dan dipercantik dengan pakaian dan polesan? Tentu saja ia akan semakin mempesona dan menggoda.
Tentu saja bukan hal yang salah ketika seorang wanita berdandan cantik dan mengenakan pakaian yang indah karena dengannya ia terlihat semakin sempurna. Hanya saja, yang sering terjadi adalah tindakan yang salah dalam menempatkan diri. Berapa banyak kita jumpai wanita yang begitu memperhatikan penampilan dan dandanan ketika keluar rumah, tetapi mengabaikan semua itu saat di rumah, saat di depan suaminya. Seakan-akan wanita ini tidak mempunyai rasa hormat dan peduli kepada suaminya. Suami yang punya rasa cemburu tentu tidak akan rela diperlakukan seperti ini.
Saudariku, sadarilah bahwa tindakan seperti ini merupakan kesalahan yang fatal. Hal ini dapat membuka pintu fitnah di mana suami melakukan selingkuh, istri digoda lelaki lain, hingga terjadinya perceraian. Semoga kesalahan fatal seperti ini tidak terjadi pada dirimu, saudariku. Suamimulah yang paling berhak untuk menikmati penampilan tercantikmu, jadi jangan abaikan dia.
3. Sambutan yang tidak tepat ketika suami tiba di rumah
Saudariku, kesalahan yang dilakukan oleh sebagian besar istri adalah ketika suaminya baru tiba di rumah dan belum juga menguap rasa penatnya, sudah disuguhi dengan berbagai persoalan dan kebutuhan rumah tangga. Tagihan listrik yang belum dibayar, pusingnya mengurusi anak-anak, uang belanja yang menipis, dan sebagainya. Bisa jadi suami menanggapi suguhan tidak menyenangkan itu, tapi jika sering dilakukan maka dapat menimbulkan rasa bosan dan jenuh. Karenanya, sebagai istri yang pintar, engkau tentu akan menunda semua itu dan menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakannya.
4. Memasukkan seseorang yang tidak disukai suami ke dalam rumah
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Dan sesungguhnya kalian (wahai para suami) mempunyai hak atas mereka (para isteri) yaitu hendaknya mereka tidak memasukkan ke rumah kalian seseorang yang tidak kalian sukai, maka jika mereka melakukan hal itu maka pukullah mereka dengan pukulan yang tidak menyakitkan. Dan mereka juga punya hak atas kalian yaitu menafkahi mereka dan memberikan mereka pakaian secara ma’ruf.” (HR Muslim, Ibnu Majah, An-Nasa’i, Abu Dawud, dll)
Saudariku, perhatikanlah hal ini. Berapa banyak istri yang mengabaikannya sehingga timbullah kerusakan di dalam rumah tangga. Seorang suami adalah imam yang wajib ditaati perintahnya selama tidak keluar dari syariat. Suami berhak melarang istrinya memasukkan orang-orang tertentu ke dalam rumah dan larangan ini wajib ditaati, meskipun saat itu suaminya sedang tidak berada di rumah dan tidak mengetahui hal itu.
Larangan tersebut tidak terbatas hanya untuk laki-laki yang tidak ada hubungan kerabat dengan istri, tetapi larangan dalam hadist tersebut juga mencakup larangan memasukan kerabat atau teman-teman wanita yang tidak disukai suami. Hal ini didasarkan kepada kemungkinan orang yang tidak disukai suami masuk ke dalam rumah dan bermaksud merusak hubungan suami istri tersebut. Orang itu dapat menghembuskan fitnah yang memancing kemarahan atau kecurigaan istri kepada suaminya sehingga terjadilah malapelaka.
5. Meninggalkan rumah tanpa izin suami
Hal yang dianggap ringan oleh sebagian wanita adalah meninggalkan rumah tanpa izin suami. Mereka menganggap tindakan ini sebagai sesuatu yang wajar, sepele, dan biasa saja. Padahal agama yang mulia ini melarang keras tindakan tersebut.
Ibnu Taimiyah berkata, “Tidak halal bagi seorang wanita keluar rumah tanpa izin suaminya. Jika ia keluar rumah tanpa izin suaminya, berarti ia telah berbuat durhaka, bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta layak mendapat hukuman.”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidak halal bagi seorang wanita untuk berada di rumah suaminya sedangkan suaminya tidak suka (ridha) dan janganlah ia keluar rumah dalam keadaan suaminya tidak ridha. Janganlah mentaati seorang pun di rumah suaminya (selain suaminya), janganlah ia menjadikan suaminya gusar, janganlah ia menjauhi ranjang suaminya dan janganlah ia merugikan suaminya walaupun ia (suaminya) lebih dhalim darinya (wanita) sampai (si istri) mencari keridhaan suami. Maka jika suami ridha dan menerimanya, maka itu suatu kenikmatan baginya (wanita). Allah akan menerima udzur-udzurnya dan akan berserilah wajahnya dan ia tidak berdosa, tapi jika suami menolak untuk ridha kepadanya maka sungguh ia telah menyampaikan udzur-udzurnya.” (HR Baihaqi)
Saudariku, sebagai wanita muslimah, kita perlu berhati-hati dalam setiap tindakan agar tidak menyebabkan kemurkaan Allah. Perlu engkau ketahui bahwa meninggalkan rumah bukanlah hal yang tepat untuk mengatasi persoalan. Justru persoalan yang sudah ada akan berkembang menjadi lebih rumit.
Meninggalkan rumah tanpa seizin suami berarti mengabaikan hak-hak suami untuk dilayani di rumah. Tindakan seperti ini hanya memperkeruh suasana dan merusak keharmonisan rumah tangga. Sebagian wanita berpikir bahwa meninggalkan rumah dapat menjadi solusi bagi persoalan rumah tangga, menarik simpati suami, menunjukkan eksistensi diri di depan suami. Sungguh, ini perbuatan tercela yang dilarang Allah. Suami pun akan merasa tidak dihargai dan merasa dilecehkan.
6. Menunda-nunda perintah suami
Salah satu peran istri dalam rumah tangga adalah melayani suami. Oleh karena itu, wajar jika suami minta ini itu kepada istrinya. Tapi tak jarang, istri enggan menuruti permintaan suami atau sengaja menundanya. Misalnya suami minta dibuatkan kopi, dibuatkan ketikan, diambilkan alat tulis, semuanya terkesan sepele. Akan tetapi, jika istri menyepelekan pemintaan suami dan hal itu menjadi kebiasaan, maka akan timbul kekesalan di hati suami. Suami merasa tidak dihargai dan diremehkan.
Saudariku, sadarilah bahwa kewajibanmu adalah menaati semua perintah suami sekalipun di matamu itu hal yang sepele, selama perintah itu tidak keluar dari jalur syari’at. Pahamilah hal ini dan jangan menganggapnya sebagai hal yang bisa diabaikan. Jika engkau bisa bersegera memenuhi panggilan dan melaksanakan perintahnya, jangan terpikir untuk menunda-nunda. Jadilah istri yang menyenangkan hati suami.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sebaik-baik isteri ialah yang dapat menyenangkan hati suaminya apabila engkau (suami) melihatnya dan apabila disuruh dia menurut perintahmu, dan dia dapat menjaga kehormatan dirinya dan hartamu ketika engkau tiada di rumah. ” (Riwayat Thabrani)
7. Bersahabat akrab dengan orang yang tidak disukai suami
Saudariku, adakalanya suami kita tidak menyukai orang-orang tertentu di sekitar kita. Tentu saja rasa tidak sukanya itu mempunyai alasan. Bisa jadi suami melihat ada akhlak dari orang tersebut yang tidak baik atau kedekatan dengan orang tersebut dapat menimbulkan lebih banyak madharat daripada kebaikan.
Sebagai seoraang istri, kita perlu peka terhadap hal ini dan tidak mengabaikannya. Jangan sampai kita bersahabat akrab dengan seseorang sementara orang itu tidak disukai suami. Pengabaian seperti ini dapat merusak keharmonisan rumah tangga. Bisa jadi orang yang tidak disukai suami tersebut mencari-cari aib rumah tangga yang sudah disimpan rapat, kemudian ia sebarluaskan kepada orang lain. Atau juga kehadirannya bisa memberi pengaruh buruk pada akhlak seorang istri sehingga ia berani menentang suaminya.
Pernah terjadi dalam sebuah rumah tangga yang mana istrinya bersahabat baik dengan seorang wanita yang tidak disukai suaminya. Beberapa kali sang suami mengingatkan istrinya agar menjauhi wanita tersebut. Akan tetapi sang istri tidak juga melakukannya. Hasilnya, beberapa kali rahasia rumah tangga mereka terkuak keluar dan bahkan sempat terjadi perseteruan antara suami dan istri tersebut akibat ulah wanita sahabatnya. Sang istri akhirnya menyadari kesalahannya dan membuat jarak dengan wanita sahabatnya itu. Alhamdulillah belum terlambat, sepasang suami istri ini terhindar dari malapelata yang lebih besar dan kehidupan rumah tangga mereka semakin harmonis setelah sang istri menuruti peringatan suaminya.
8. Senang membicarakan kejelekan orang lain
Sudah menjadi fitrahnya seorang wanita lebih banyak berbicara daripada laki-laki. Dan salah satu kelemahan orang yang banyak bicara adalah mudah tergelincir dalam kesalahan akibat pembicaraannya. Oleh karena itu saudariku, kita perlu berhati-hati menjaga gerak lidah yang tidak bertulang ini. Bagaimana pun juga, lidah yang kecil ini dapat membawa bencana jika tidak dijaga dengan baik.
Allah berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَومٌ مِّن قَوْمٍ عَسَى أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاء مِّن نِّسَاء عَسَى أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ
“Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka(yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita(mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) ….” (QS Al-Hujurat [49]: 11)
Allah telah memperingatkan kita agar tidak mengolok-olok atau menjelekkan orang lain. Dan pada ayat di atas, setelah disebutkan janganlah suatu kaum mengolok-olok, masih diulang lagi penyebutan jangan pula wanita-wanita(mengolok-olok). Ini menunjukkan betapa wanita berpeluang lebih besar untuk membicarakan kejelekan orang lain. Bahkan sering kita jumpai beberapa wanita duduk berkumpul dan terlihat asyik, ternyata mereka sedang menggunjing, sedang dalam majelis ghibah.
Terkadang seorang istri membicarakan kejelekan orang lain dengan maksud untuk menarik perhatian suaminya, menjadikan hal itu bahan pembicaraan agar suaminya bisa diajak ngobrol. Akan tetapi, ketahuilah bahwa suami tidak menyukai hal itu. Baginya, hal seperti itu hanya membuang waktu dan tidak membei manfaat sedikitpun. Kebiasaan membicarakan kejelekan orang di depan suami bisa jadi malah membuat suami mempertanyakan akhlak kita sebagai istrinya.
9. Membandingkan suami dengan lelaki lain
Siapapun orangnya, tentu tidak akan suka dibanding-bandingkan dengan orang lain. Begitu juga seorang suami, dia tidak akan senang dibandingkan dengan suami orang. Hal ini hanya akan menumbuhkan kebencian dan rasa curiga suami kepada istrinya.
Barangkali sebagian wanita membandingkan suaminya dengan orang lain dengan maksud untuk memotivasi. Namun hal ini tidaklah akan mencapai hasil yang diinginkan, justru yang terjadi adalah kerusakan. Sebagai misal seorang istri berkata kepada suaminya, “Itu Pak Fulan, orangnya terlihat gesit, supel, aktivitas sosialnya bagus. Penampilannya juga selalu rapi dan bersih.” Mungkin si istri bermaksud memotivasi suaminya agar berperan lebih baik. Akan tetapi, yang ditangkap oleh suami seringnya justru berbeda. Suami akan tersinggung dan merasa dilecehkan karena dibandingkan dengan laki-laki lain. Selain itu, hal ini juga dapat memicu kecurigaan suami bahwa istrinya ternyata memperhatikan laki-laki secara detail. Keadaan seperti ini dapat menjadi gerbang kehancuran bahtera rumah tangga.
Oleh karena itu saudariku, ketika muncul rasa kagum kepada laki-laki lain, jangan buka hal itu kepada suami. Disimpan di hati pun jangan. Segera buang jauh-jauh dan perhatikan segala kebaikan suami sehingga engkau akan menemukan bahwa dialah orang yang paling tepat menjadi pendampingmu.
10. Banyak bicara
Banyak bicara merupakan sikap yang berlebihan dan ini sering kita jumpai pada kebanyakan wanita. Banyak bicara menyebabkan pelakunya lebih mudah tergelincir daripada tidak. Dalam hal ini, Allah dan Rasul-Nya tela mengingatkan kita untuk menjaga lisan agar tidak jatuh pada ketergelinciran. Allah berfirman,
مَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS Qaaf [50]: 18)
Di dalam kitab tafsirnya, Ibnu Katsir menuliskan, “Disebutkan bahwa Imam Ahmad mengeluh ketika sakit. Kemudian ia mendengar Thawus berkata, Malaikat mencatat segala sesuatu hingga suara keluhan. Imam Ahmad pun tidak pernah mengeluh lagi hingga meninggal dunia, semoga Allah merahmatinya.”
Sebagian ulama juga berkata, “Jikalau seandainya kalian yang membelikan kertas untuk malaikat yang mencatat amalan, sesungguhnya kalian akan memilih lebih banyak diam daripada banyak bicara.”
Allah juga berfirman,
مَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (QS An-Nisaa’ [4]: 114)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di akhirat nanti adalah orang yang paling jelek akhlaknya, orang yang banyak bicara, orang yang berbicara dengan mulut yang dibuat-buat dan orang yang sombong…” (Shahih al-Jami’ash-Shaghir)
Abu Darda’ berkata, “Lebih berlaku adillah terhadap telingamu daripada lidahmu! Karena tidaklah diciptakan telinga itu dua kecuali agar kamu lebih banyak mendengar daripada berbicara.” (Mukhtashar Minhaj al-Qashidin, Ahmad bin Qudamah al-Maqdisi)
Saudariku, berbagai dalil dan perkataan para ulama di atas sudah seharusnya menyadarkan kita betapa bahayanya lisan. Sebagai seorang istri, terlalu banyak bicara dapat membuat suasana hati suami menjadi keruh. Selain itu, banyak bicara dapat membuat lidah kita tergelincir dari membuka aib rumah tangga, menggunjing orang, dan hal-hal tercela lainnya.
11. Suka menggerutu dan berkeluh kesah
Saudariku, tahukah engkau bahwa seorang laki-laki paling benci kepada wanita yang suka menggerutu dan mengeluh tentang hal yang terlihat sepele? Mempunyai tetangga yang menyebalkan, anak rewel dan susah disuruh makan, kemahalan belanja di tukang sayur keliling, baju kesayangan yang terpaksa sobek karena kecantol paku, dan sebagainya, semuanya seakan antre ingin dikeluhan kepada suami. Seperti nyamuk yang terbang kian kemari, suaranya seperti kepak sayap nyamuk yang tidak mengenakkan telinga. Padahal segala yang dikeluhkan itu tidak untuk mencari jalan keluar, hanya sekedar menumpahkan kekesalan hati yang dibuat sendiri.
Saudariku, percayalah bahwa mengeluh dan menggerutu setiap hari kepada suami tidak akan membuatnya terkesan dan menaruh simpati. Apalagi jika engkau mengeluh pada saat yang tidak tepat, di mana suami sedang lelah sepulang kerja, banyak tugas menumpuk. Hal ini justru dapat membuat suami enggan berlama-lama di dekatmu.

Polda Metro Jaya menangkap Tessa Granitsa Satari (34)



Pelaku yang menolak ditilang dan melawan anggota Satlantas Polda Metro Jaya, Bripda Dimas Prianggoro di Matraman, Jakarta Timur. Tessa ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat. "Iya sudah ditangkap.

Pelaku berprofesi sebagai karyawan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (23/1/2018)

Kombes Pol Argo mengatakan pelaku ditangkap di Hotel Crown, Taman Sari Jakarta Barat, Senin (21/18) sekitar pukul 21.00 WIB. Tessa ditangkap setelah menolak ditilang dan melawan Bripda Dimas yang tengah bertugas mengatur lalu lintas di Jalan Utan Kayu Matraman Jakarta Timur "Pelaku lewat busway kemudian dihentikan oleh korban (Bripda Dimas) dan meminta surat-surat kendaraanya namun pelaku menarik tangan korban dan terseret oleh mobil pelaku," jelas Kombes Pol Argo.

Kombes Pol Argo menambahkan akibat kejadian itu Bripda Dimas mengalami patah tangan dan luka memar. Saat ini pelaku masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Timur. "Masih diperiksa," sambung Kombes Pol Argo.

Sebelumnya, Bripda Dimas Prianggoro mendapatkan perlawanan dari seorang pengemudi mobil saat bertugas di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Akibatnya, Bripda Dimas mengalami luka ringan di bagian tangan dan harus dirawat di rumah sakit.

“POLDA BANTEN TERJUNKAN PERSONEL BANTU WARGA YANG TERTIMPA MUSIBAH GEMPA”


ZIPUR KEREN...


SENJATA CORNERSHOT


Disebut cornershot karena senjata yang dipakai pada bagian ujungnya dapat ditekuk menyesuaikan sudut pandang operator meski berada dibalik tembok sekalipun. Pada bagian tengah senjata dilengkapi layar LCD untuk "mengintip" sasaran.

Senjata jenis ini sengaja diciptakan untuk melengkapi kebutuhan pasukan khusus ketika terlibat pertempuran jarak dekat (PJD) di wilayah urban.

Adalah Israel pencetusnya yang kemudian diadopsi oleh sejumlah negara seperti China sedangkan Indonesia masih dalam tahap pengembangan.

Konsep yang melatarbelakangi lahirnya cornershot sendiri tak lain untuk menekan angka korban dipihak prajurit saat terlibat perang kota yang memiliki dimensi dan jarak pandang terbatas.

Sedangkan senjata yang dapat dipasang pada cornershot adalah varian pistol seperti Glock 17/19, SiG Sauer P226/P228, Bull Grand Cherokee, Beretta 92F, dan FN Fiveseven.

Agar senjata tetap stabil saat ditembakkan pada bagian depan laras disematkan integrated bipod. Pada bagian badannya terdapat rel khusus untuk pemasangan aksesoris bidik

(@liputankhusus)

KOTER ADALAH MATA DAN TELINGA TNI DILEVEL TERBAWAH


Saat menjelang detik-detik reformasi tahun 1998 dimana Presiden Soeharto dipaksa turun tahta oleh mahasiswa, ditemukan sejumlah poster yang diusung oleh beberapa mahasiswa yang isinya menginginkan Koter TNI dibubarkan. Tidak hanya itu, mereka juga ingin Dwifungsi ABRI (Nama lama TNI) dihilangkan.

Perlu diketahui, Koter merupakan kependekan dari Komando Teritorial dimana yang dimaksud adalah satuan TNI yaitu AD yang membidangi kewilayahan seperti Kodam, Korem, Kodim dan Koramil.

Entah, mereka paham atau tidak, dengan dihapuskan Koter sama halnya dengan memutus mata dan telinga TNI di level paling bawah. Sehingga berpengaruh banyak pada unsur pertahanan negara dalam hal ini berkaitan dengan melemahnya imunitas ketahanan suatu bangsa saat menghadapi ATHG (Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan). Tentu perlu dipertanyakan agenda mereka yang menginginkan Koter dihapus, jika itu datang dari ketidak tahuan mereka bisa kembali diarahkan. Tapi jika datang dari suatu agenda maka mereka tak lain adalah pion yang ingin Indonesia lemah dimana TNI sebagai sasaran.

Ada pepatah kuno mengatakan "Kehancuran sebuah bangsa akan diawali dari runtuhnya angkatan perang sebagai benteng terdepan". Bahkan dalam salah satu strategi berperang Tsun Tzu juga dikatakan "untuk menaklukan kekuatan musuh, maka hilangkan keinginan dan semangat berperang pasukannya terlebih dahulu agar mudah dihancurkan dan dikendalikan"

(@liputankhusus)

TIPS JIKA HP HILANG

Tips apabila kehilangan handphone dari pencurian/kehilangan​.

Jika handhpone anda hilang. Di curi atau tertinggal di suatu tempat.

Namun anda lupa.

Tahukah Anda..!!!

Anda bisa melacaknya.

Kebanyakan dari kita senantiasa bingung waktu hp kita dicuri/hilang.

Setiap hp memiliki no IMEI yaitu (International Mobile Equipment Identity).

Yang dapat digunakan untuk melacak keberadaan hp anda di mana saja di seluruh dunia.

Cara melihat fungsi dari IMEI :

1. Tekan *#06# lalu ok/call  pada hp anda.

2. Hp anda akan menunjukkan ​15 digit no IMEI yang unik.

3. Catat no IMEI tersebut di tempat yang aman.

Jangan catat di dalam hp anda sendiri. Karena ini adalah nomor yang akan membantu melacak hp anda apabila hp anda dicuri atau hilang.

4. Seandainya hp anda dicuri, anda hanya perlu ​E-mail 15 digit No. IMEI

ke cop@vsnl.net​

beserta data-2 seperti di bawah.

Nama anda :
_________________________

Alamat :
_________________________

Model hp:
_________________________

Buatan :
_________________________

No. terakhir digunakan :
_________________________

E-mail untuk dihubungi :
_________________________

Tanggal kehilangan :
_________________________

No. IMEI :
_________________________

5. Tidak perlu ke kantor polisi.

6. Hp Anda akan terlacak dalam tempo 24 jam melalui sistem GPRS dan internet.

Anda akan dapat melacak di mana posisi hp anda berada. Walaupun kartu SIM anda telah ditukar.

SEBARKAN PESAN INI KARENA SANGAT MEMBANTU.

Semoga bermanfaat

KEBERHASILAN PEMBEBASAN SANDERA PAPUA TAK LEPAS DARI PERAN PESAWAT INTAI TNI AU



Selama sebulan penuh pesawat intai canggih yang dimiliki TNI AU berputar-putar diatas lokasi sandera untuk melakukan pengintaian dan pemotretan terkait situasi dibawahnya.

Tidak hanya itu, pesawat intai ini juga memandu pasukan khusus TNI didarat agar bisa melakukan penyusupan dengan aman.

Selama melakukan pengintaian, pesawat terbang tanpa awak (PTTA) ini terus memberikan informasi secara simultan dan terus menerus pada stasiun darat terkait keadaan medan, kontur geografis dan kekuatan musuh yang dilihatnya. Sampai akhirnya operasi pembebasanpun dapat dilakukan dengan aman tanpa jatuh korban dipihak sendiri.

Keberhasilan pembebasan sandera di Papua ini mengulang keberhasilan Kopassus dan Kostrad dibawah Prabowo saat pembebasan sandera di Mapeduma tahun 1996 lalu. Dimana saat itu TNI juga menggunakan UAV pinjam dari Singapura untuk memburu dan mengawasi gerak gerik musuh dibawahnya.

Bedanya, saat ini TNI sudah memiliki sendiri pesawat tanpa awak tersebut. Pesawat canggih ini namanya adalah Aerostar dan merupakan pesawat terbang tanpa awak yang dimiliki Skuadron 51 TNI AU dari Lanud Supadio Kalimantan.

Aerostar disebut sebagai TUAV (Tactitcal Unmanned Aerial Vehicle) karena perannya sebagai eksekutor dari peran intelijen, pengintaian udara, dan akuisisi target. Dengan bekal kemampuan MALE, PTTA ini dapat melakukan tugas intai dan intelijen secara real time pada coverage yang luas dalam waktu yang lama

(@liputankhusus)

Baca Dan Lihat STNK Anda


Apa kegunaan SWDKLLJ? Pernah mendengar/membaca SWDKLLJ?

Coba rekan rekan cermati STNK kendaraan. Saat kita membayar pajak kendaraan, otomatis kita akan dikenai biaya SWDKLLJ.

Lalu SWDKLLJ apakah itu? Lalu apa kegunaan dari SWDKLLJ?, sekarang mari kita simak.

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Nah dengan membayar SWDKLLJ saat membayar pajak kendaraan, maka otomatis diri kita tercatat ikut asuransi yg dikelola oleh perusahaan BUMN yg bernama Jasa Raharja. Besarnya tarif SWDKLLJ tergantung dari tipe kendaraan tersebut.

Untuk motor dengan kapasitas mesin 50 cc s/d 250 cc, akan dikenai tarif sebesar Rp. 35.000,- Sedang kendaraan untuk jenis Sedan, Station Wagon, Jip, Mini Bus dll, sebesar Rp.143.000,- Kegunaan yg didapat dari SWDKLLJ, yaitu kita memperoleh perlindungan asuransi bila terjadi kecelakaan jalan raya.

Besarnya santunan yg diberikan oleh Jasa Raharja berdasar pada Ketetapan Menteri Keuangan RI Nomor : - 36/PMK.010/2008 dan - 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 Yaitu : - Meninggal Dunia, sebesar Rp. 25.000.000,-

Cacat (Maksimal), sebesar Rp. 25.000.000,-

Biaya Rawat (Maksimal), sebesar Rp.10.000.000,-

Biaya Penguburan, sebesar Rp. 2.000.000,- (Dikutip dari Jasa Raharja)

Sekarang gimana caranya mendapatkan santunan tersebut?, ini langkah langkahnya :

1.Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat.

2.Isi formulir ajuan dengan memasukkan (Laporan kecelakaan dari pihak kepolisian / pihak berwenang).

3.Jika korban luka luka dilampirkan kwitansi biaya perawatan & pengobatan yang asli.Sedangkan jika meninggal dunia dibutuhkan Kartu Keluarga atau Surat Nikah.

4.Hak santunan menjadi tidak berlaku bila waktu mengajukannya lebih dari 6 bulan. sejak mulai terjadinya musibah Atau tak dilakukan penagihan dalam kurun waktu 3 bulan, sejak mulai hak santunan di setujui oleh Jasa Raharja.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 15 dan 16/PMK.10/2017

Revisi tanggal 13 Februari 2017.

Meninggal dunia (ahli waris) dari Rp. 25.000.000,- (Dua puluh lima juta Rupiah), naik menjadi Rp. 50.000.000 (Lima puluh juta Rupiah).

Cacat tetap dari Rp. 25.000.000,- (Dua puluh lima juta Rupiah), naik menjadi Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta Rupiah).

Biaya perawatan luka luka maksimal dari Rp. 10.000.000,- (Sepuluh juta Rupiah), naik menjadi Rp. 20.000.000,- (Dua puluh juta Rupiah).

Penggantian biaya P3K dari tdk ada menjadi Rp. 1.000.000,- (Satu juta Rupiah).

Penggantian biaya ambulans dari tidak ada menjadi Rp. 500.000,- (Lima ratus ribu Rupiah).

Biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris - red), dari Rp. 2.000.000,- (Dua juta Rupiah), naik menjadi Rp. 4.000.000,- (Empat juta Rupiah).

Jadi kita harus tahu hak kita dan jangan pernah terlambat memprosesnya,sebarkan berita kepada teman, sanak saudara semoga bermanfaat.

Karena tidak pernah ada Sosialisasi mengenai hal ini. Untuk membantu saudara atau teman kita yang sedang mendapatkan Musibah walaupun nyawa tidak bisa di gantikan dengan apapun, tapi tatkala kita sedikit meringankan beban keluarga yang mengalami musibah tersebut.

Sumber :Jasa Raharja

Konten ini bukan karya jurnalistik dan merupakan pendapat pribadi penulis

GELORA BUNG KARNO

Sejarah Gelora Bung Karno dari awal berdiri hingga selesainya direnovasi untuk Asian Games 2018 .



Info : Kemen PUPR

KEKE BULE MENGGEMASKAN

BUKAN MAIN,
KEKE BULE BA LOGAT  MINAHASA (MANADO) SULAWESI UTARA
👍👍👍





KRITIKAN

Oleh : Prof.DR. Ir. M. Syamsul Maarif, MEng Guru Besar IPB.

Saya dulu sering mengkritik orang lain, dengan asumsi menurut saya, saya sendiri sudah merasa benar dan orang yang saya kritik salah.

Mengapa dulu saya sering mengkritik orang lain ?

Karena saya percaya dan banyak orang percaya bahwa kritik itu, membangun.
Itulah mengapa sering kita mendengar orang berkata tidak apa asalkan Kritik Membangun.

Setelah usia semakin bertambah & saya mulai tertarik untuk belajar tentang buku-buku kebijaksanaan, saya terbelalak bahwa sebagian besar buku-buku Wisdom mengatakan bahwa sesungguhnya TIDAK ADA kritik yang MEMBANGUN, semua kritik itu bersifat menghancurkan, merusak dan menekan perasaan orang yang dikritiknya.

Sampai suatu ketika saya membaca buku hasil experimen Masaru Emoto dari Jepang, yang melakukan uji coba nasi/beras yang kemudian diletakkan di dalam toples yang berbeda.

Toples yg pertama setiap hari diberikan kritikan terus dan di tempel kertas bertulisan kata yg mengkritik, kemudian toples yang kedua diberi pujian dan motivasi setiap hari.

Dan hasilnya dalam 2-3 minggu, toples pertama yg diberikan kritikan setiap hari membusuk kehitaman sedangkan toples kedua dengan isi yang sama masih berwarna putih bersih, tidak membusuk.

Penasaran pada penjelasan di buku ini, akhirnya saya mencoba melakukan experimen ini bersama keluarga.

Ternyata benar hasilnya lebih kurang serupa.

Toples yg setiap hari diberikan keritikan, lebih cepat rusak, hitam dan membusuk.

Dan di keluarga kami mengajarkan melalui experimen ini agar tidak mengejek, menghujat atau mengkritik sesama teman dan melatih untuk bicara baik-baik yang tidak mengkritik.

Sejak itulah saya belajar untuk tidak mekritik orang lain.

Dan percaya atau tidak hasilnya di luar dugaan, kami lebih saling perhatian, hati lebih tenteram dan damai, lebih saling menghormati dan lebih saling mengasihi.

Saya ganti kalimat saya yg mengkritik, dengan ucapan terimakasih padanya setiap kali mereka berbuat kebaikan.

Saya berterimakasih dan memuji mereka.

TIPS MENJAGA KEKELUARGAAN DAN PERSAUDARAAN DI WHATSAPP GROUP !!!


1) Pahami bahwa kita memiliki perbedaan yaitu :

- Pendidikan
- Usia
- Status
- Hobi
- Sifat
- Latar Belakang
- Kedewasaan
- Profesi
- Lingkungan
- Pola Pikir
- Dll

2) Dari perbedaan tersebut, harap maklum jika ada anggota yang :

- Suka Humor
- Serius dan Santai
- Suka Ceramah Agama
- Suka Menasehati
- Suka Mengkritik
- Suka Cerita Politik
- Suka Posting Artikel
- Suka berita Hoax

3) Keaktifan posting para anggota :

- Sangat aktif
- Sederhana aktif
- Kadang-kadang  aktif
- Tak aktif tapi suka baca
- Memang malas buka wa
- Jadi anggota tapi tak aktif

4) Jangan mudah terpengaruh dengan isi posting sehingga kita jadi :

- Emosi
- Tersinggung
- Tak mau kalah
- Percaya begitu saja

5) Jika ada posting yang isinya  keliru, kita perlu luruskan, maka jangan menambah gaduh atau memperkeruh suasana. Bagi yang posting tak betul jika diluruskan jangan cepat tersinggung

6) Jika ada posting yang kurang berkenan di hati kita, misalnya :

- Humor
- Gambar
- Video
- Cerita
- Artikel terlalu panjang
- Biarkan saja atau Delete

Jadikanlah perbedaan untuk saling melengkapi diantara kita.


Fokus saja pada satu tujuan yaitu :

MENJALIN TALI SILATURRAHIM
dan
MEMPERERAT HUBUNGAN KEKELUARGAAN.

Semoga ada manfaatnya untuk merealisasikan Indahnya Kekeluargaan dan Persahabatan agar terus kekal.

ORGANISASI ADALAH ?

Pengertian, Definisi, Arti Organisasi :

APA ITU ORGANISASI,

Apa itu organisasi ? Organisasi ialah merupakan salah satu perkumpulan orang-orang yang telah di bentuk dalam sebuah kelompok yang mana kelompok atau organisasi ini bertugas untuk saling bekerjasama demi menggapai keberhasilan dan tujuan bersama.

Arti dari kata organisasi ini adalah bentuk pembagian kerja antar sekelompok orang yang melakukan kerja sama dengan cara tertentu untuk menggapai tujuan dan cita-cita bersama-sama.

Berikut dibawah ini akan ada penjelasan tentang pengertian organisasi, yuk langsung saja kita simak penjelasan yang telah tertulis dibawah ini.

Pengertian Organisasi,

Pengertian organisasi ini memiliki perbedaan dengan pengertian sebuah kelompok, namun apabila kita lihat dan kita pandang dari sebab atau alasan-alasan orang yang berkubu atau kelompok. maka jikalau mempunyai maksud tujuan yang sama maka kelompok itu akan melakukan yang namanya kerja sama untuk menggapai tujuan tersebut yang ingin di wujudkan.

Lalu diteruskan oleh Mr. ChesterJ. bernard maka pengertian organasisasi ini ialah merupakan pekerjaan yang dilakukan dengan secara bersama dengan dua orang atu lebih dari dua orang, sebuah komposisi atau bentuk aktivitas-aktivitas atau energi pada setiap orang yang telah di kordinasikan.

Pengertian organisasi yang sudah dikembangkan oleh seorang ahli yang bernama Chester ini mengaskan kepada bagian-bagian koordinasi dan sadar yang mempunyai sistem-sistem. Adanya hal tersebut di wajarkan karena tujuan atau maksud bersama yang dibangun oleh setiap masing-amsing anggota organisasi harus paham dan teliti dalam pembangunan visi dan misi.

Pengertian organisasi menurut seorang ahli yaitu Philip Selznick bahwa organisasi ini ialah sebuah peraturan anggota yang berguna untuk memberi kemudahan dalam penggapaian tujuan yang memang sudah terapkan.

Ciri-Ciri Organisasi,

Jikalau kita memerhatika ulasan yang ada pada tulisan diatas mengenai pembahasan apa itu organisasi, maka dari itu bisa disebutkan bahwa setiap bentuk kelompok atau organisasi akan memiliki unsur-unsur tertentu, yang diantara lain ialah sebagai berikut.

Sebagai Tempat Untuk Bekerja Sama,

Organisasi ialah merupakan salah satu tempat yang mana tempat itu terdapat orang-orang yang bisa diajak untuk bekerja sama dalam menggapai sebuah tujuan yang sudah diterapkan tanpa adanya seperti ini biasanya orang-orang diluar sana tidak akan bisa melaksanakan atau melakukan kerja sama dengan baik dan benar.

Mengapa demikian? dikarenakan tidak semua orang mengetahui bagaimana cara melakukan kerja sama dengan baik dan benar. Maka dari itu adanya organisai atau kelompok seperti ini sangat di pentingkan sekali.

Ada Maksud dan Tujuan Tertentu,

Begitu pentingnya keahlian dalam berorganisasi untuk seorang manajer. Suatu susunan perencanaan yang kurang begitu baik namun organisasinya baik maka akan condong lebih baik lagi hasil akhirnya dibandingkan dengan sebuah rencana yang baik akan tetapi organisasinya tidak baik.

Nah, demikianlah pembahasan tentang penjelasan apa itu organisasi mudah-mudahan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

MANFAAT BERORGANISASI

Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan bantuan manusia lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang tidak dapat mereka capai sendiri, Maka dari itu terbentuklah suatu organisasi.

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan.

Organisasi itu sendiri dapat di artikan sebagai wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan dimana kita dapat berkreasi serta menyalurkan aspirasi kita, untuk membangun organisasi itu sendiri dalam suatu tujuan yang telah di tetapkan bersama.



Organisasi juga dapat diartikan dua macam yaitu :

1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.

2. Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerja sama, baik formal maupun informal.


Organisasi bukan cuma sekedar shared vision, strategy, structure, system, style, staff and skills.


Organisasi bisa dilihat sebagai sistem sosial, ini cara paling pas melihat organisasi dari perspektif lebih lebar.

Di dalam organisasi, ada yang dinamakan struktur organisasi.

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi.

Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi).

Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi tugas, saluran perintah dan penyampaian laporan.


Terdapat empat karakteristik utama dari sebuah organisasi, yaitu :

1. Tujuan

2. Kumpulan orang

3. Struktur

4. Sistem dan prosedur


Tujuan

Setiap organisasi harus memiliki tujuan.

Tujuan dicerminkan oleh sasaran-sasaran yang dilakukan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Tiga bidang utama dalam tujuan organisasi yaitu :

1. profitability (keuntungan)

2. growth (pertumbuhan)

3. survive (bertahan hidup)

Ketiganya harus berjalan berkesinambungan demi kemajuan organisasi.


Kumpulan Orang

Jelas, tidak mungkin jika organisasi hanya terdiri dari satu orang yang ingin mencapai tujuannya sendiri.

Dari definisi dijelaskan bahwa organisasi setidaknya terdiri dari kumpulan orang, berarti minimal dua, yang memiliki tujuan bersama.


Struktur

Struktur dibentuk dalam sebuah organisasi dengan tujuan agar posisi setiap anggota organisasi dapat dipertanggung jawabkan, mengenai hak maupun kewajibannya.

Struktur dibentuk agar organisasi berjalan rapi, karena terdapat struktur komando, siapa yang berwenang dan siapa yang diberi wewenang.


Sistem dan Prosedur

Karakteristik yang terakhir ini menggambarkan bahwa sebuah organisasi diatur berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan bersama dan tentu saja harus dengan penuh komitmen dalam menjalankannya.

Implementasi dari sistem dan prosedur ini ialah adanya ketetapan mengenai tata cara, sistem rekrut, dan birokrasi.

Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap eksistansi suatu organisasi.

Organisasi cenderung memainkan peran menyesuaikan dengan keadaan lingkungan, entah itu demografi, ekonomi, politik, budaya, juga alam sekitar.

Jadi, kemajuan organisasi harus selaras dengan perubahan lingkungan.
Banyak sekali manfaat ketika kita berkecimpung di dunia organisasi.

Apalagi ketika kita di beri tanggung jawab atau berperan aktif secara structural.

Itulah masa-masa dimana kita akan berjuang untuk menjadikan organisasi itu lebih baik lagi kedepannya.

Banyak sekali hal yang akan kita dapat ketika kita berorganisasi.


Di bawah ini merupakan manfaat dari organisasi yang mungkin banyak tidak kita sadari :

1. Melatih Leadership.

2. Belajar Mengatur Waktu.

3. Memperluas Jaringan atau Networking.

4. Mengasah Kemampuan Sosial.

5. Problem Solving dan Manajemen Konflik.

Manfaat yang bisa kita dapatkan dalam sebuah organisasi adalah :

1. banyaknya informasi yang bisa kita dapatkan dari berbagai pemikiran yang berbeda.

2. dapat bertemu banyak orang dari berbagai kalangan dan golongan.

3. banyaknya pengalaman dan pembelajaran baru dalam kelompok organisasi tersebut.

4. belajar memahami karakter orang yang berbeda-beda satu dengan lainnya.

5. dalam menyelesaikan suatu masalah dapat dihadapi dan dipecahkan secara bersama-sama.

6. Tumbuhnya rasa solidaritas dan kekeluargaan yang tinggi.

7. Dapat beretika yang baik didepan banyak orang lain di luar sana.

8. Terwujudnya sikap seorang yang bertanggung jawab dalam mengerjakan sebuah tugas.



Autentikasi : @francisko.xl

Struktur organisasi


Struktur organisasi Pusdiklat

Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal.

Elemen struktur organisasi

Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain :

Spesialisasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif. Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi. Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.

Desain organisasi umum

Struktur sederhana

Struktur sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang terpusat pada seseorang saja, dan sedikit formalisasi.

Struktur sederhana paling banyak dipraktikkan dalam usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah orang yang satu dan sama.

Kekuatan dari struktur ini adalah kesederhanaannya yang tercermin dalam kecepatan, kefleksibelan, ketidakmahalan dalam pengelolaan, dan kejelasan akuntabilitas.

Satu kelemahan utamanya adalah struktur ini sulit untuk dijalankan di mana pun selain di organisasi kecil karena struktur sederhana menjadi tidak memadai tatkala sebuah organisasi berkembang karena formalisasinya yang rendah dan sentralisasinya yang tinggi cenderung menciptakan kelebihan beban (overload) di puncak.

Birokrasi

Birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat formal, tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional, wewenang terpusat, rentang kendali yang sempit, dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando.

Kekuatan utama birokrasi ada kemampuannya menjalankan kegiatan-kegiatan yang terstandar secara sangat efisien, sedangkan kelemahannya adalah dengan spesialisasi yang diciptakan bisa menimbulkan konflik-konflik subunit, karena tujuan-tujuan unit fungsional dapat mengalahkan tujuan keseluruhan organisasi. Kelemahan besar lainnnya adalah ketika ada kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan, tidak ada ruang untuk modifikasi karena birokrasi hanya efisien sepanjang karyawan menghadapi masalah yang sebelumnya telah mereka hadapi dan sudah ada aturan keputusan terprogram yang mapan.

Struktur matrik

Struktur Matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk. Struktur matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan, perusahaan pesawat terbang, laboratorium penelitian dan pengembangan, perusahaan konstruksi, rumah sakit, lembaga-lembaga pemerintah, universitas, perusahaan konsultan manajemen, dan perusahaan hiburan.

Pada hakikatnya, struktur matriks menggabungkan dua bentuk departementalisasi: fungsional dan produk Kekuatan departementalisasi fungsional terletak, misalnya, pada penyatuan para spesialis, yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber daya khusus untuk keseluruhan produk.

Kelemahan terbesarnya adalah sulitnya mengoordinasi tugas para spesialis fungsional yang beragam agar kegiatan mereka rampung tepat waktu dan sesuai anggaran.

Departementalisasi produk, di lain pihak, memiliki keuntungan dan kerugian yang berlawanan.

Departementalisasi ini memudahkan koordinasi di antara para spesialis untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memenuhi target anggaran. Lebih jauh, departementalisasi ini memberikan tanggung jawab yang jelas atas semua kegiatan yang terkait dengan sebuah produk, tetapi dengan duplikasi biaya dan kegiatan. Matriks berupaya menarik kekuatan tersebut sembari menghindarkan kelemahan-kelemahan mereka.

Karakteristik struktural paling nyata dari matriks adalah bahwa ia mematahkan konsep kesatuan komando sehingga karyawan dalam struktur matriks memiliki dua atasan -manajer departemen fungsional dan manajer produk. Karena itulah matriks memiliki rantai komando ganda.

Desain struktur organisasi modern

Struktur tim

Struktur tim adalah pemanfaatan tim sebagai perangkat sentral untuk mengoordinasikan kegiatan-kegiatan kerja. Karakteristik utama struktur tim adalah bahwa struktr ini meniadakan kendala-kendala departemental dan mendesentralisasi pengambilan keputusan ke tingkat tim kerja. Struktur tim juga mendorong karyawan untuk menjadi generalis sekaligus spesialis.

Organisasi virtual

Organisasi virtual adalah organisasi inti kecil yang menyubkontrakkan fungsi-fungsi utama bisnis secara detail.

Organisasi Nirbatas

Organisasi nirbatas adalah sebuah organisasi yang berusaha menghapuskan rantai komando, memiliki rentang kendali tak terbatas, dan mengganti departemen dengan tim yang diberdayakan.

Model desain struktur organisasi

Ada dua model ekstrem dari desain organisasi.

Model mekanistis, yaitu sebuah struktur yang dicirikan oleh departementalisasi yang luas, formalisasi yang tinggi, jaringan informasi yang terbatas, dan sentralisasi. Model organik, yaitu sebuah struktur yang rata, menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi, memiliki formalisasi yang rendah, memiliki jaringan informasi yang komprehensif, dan mengandalkan pengambilan keputusan secara partisipatif. Model Piramid,model ini di buat persis sebuah piramida.Model Horizontal,Model ini dibuat dengan manarik garis lurus secara horizontal dengan pembagian funsional masing-masing bersama tugasnya masi-masing

Faktor penentu struktur organisasi

Sebagian organisasi terstruktur pada garis yang lebih mekanistis sedangkan sebagian yang lain mengikuti karakteristik organik. Berikut adalah faktor-faktor utama yang diidentifikasi menjadi penyebab atau penentu struktur suatu organisasi :

Strategi

Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya. Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat. tepatnya, struktur harus mengikuti strategi. Jika manajemen melakukan perubahan signifikan dalam strategi organisasinya, struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahan ini. Sebagian besar kerangka strategi dewasa ini terfokus pada tiga dimensi -inovasi, minimalisasi biaya, dan imitasi- dan pada desain struktur yang berfungsi dengan baik untuk masing-masing dimensi.

Strategi inovasi adalah strategi yang menekankan diperkenalkannya produk dan jasa baru yang menjadi andalan. Strategi minimalisasi biaya adalah strategi yang menekankan pengendalian biaya secara ketat, menghindari pengeluaran untuk inovasi dan pemasaran yang tidak perlu, dan pemotongan harga. Strategi imitasi adalah strategi yang mencoba masuk ke produk-produk atau pasar-pasar baru hanya setelah viabilitas terbukti.

Ukuran organisasi

Terdapat banyak bukti yang mendukung ide bahwa ukuran sebuah organisasi secara signifikan memengaruhi strukturnya. Sebagai contoh, organisasi-organisasi besar yang mempekerjakan 2.000 orang atau lebih cenderung memiliki banyak spesialisasi, departementalisasi, tingkatan vertikal, serta aturan dan ketentuan daripada organisasi kecil. Namun, hubungan itu tidak bersifat linier. Alih-alih, ukuran memengaruhi struktur dengan kadar yang semakin menurun. Dampak ukuran menjadi kurang penting saat organisasi meluas.

Teknologi

Istilah teknologi mengacu pada cara sebuah organisasi mengubah input menjadi output. Setiap organisasi paling tidak memiliki satu teknologi untuk mengubah sumber dayafinansial, SDM, dan sumber daya fisik menjadi produk atau jasa.

Lingkungan

sebuah organisasi terbentuk dari lembaga-lembaga atau kekuatan-kekuatan di luar organisasi yang berpotensi memengaruhi kinerja organisasi. Kekuatan-kekuatan ini biasanya meliputi pemasok, pelanggan, pesaing, badan peraturan pemerintah, kelompok-kelompok tekanan publik, dan sebagainya.

Struktur organisasi dipengaruhi oleh lingkungannya karena lingkungan selalu berubah. Beberapa organisasi menghadapi lingkungan yang relatif statis -tak banyak kekuatan di lingkungan mereka yang berubah. Misalnya, tidak muncul pesaing baru, tidak ada terobosan teknologi baru oleh pesaing saat ini, atau tidak banyak aktivitas dari kelompok-kelompok tekanan publik yang mungkin memengaruhi organisasi. Organisasi-organisasi lain menghadapi lingkungan yang sangat dinamis -peraturan pemerintah cepat berubah dan memengaruhi bisnis mereka, pesaing baru, kesulitan dalam mendapatkan bahan baku, preferensi pelanggan yang terus berubah terhadap produk, dan semacamnya. Secara signifikan, lingkungan yang statis memberi lebih sedikit ketidakpastian bagi para manajer dibanding lingkungan yang dinamis. Karena ketidakpastian adalah sebuah ancaman bagi keefektifan sebuah organisasi, manajemen akan menocba meminimalkannya. Salah satu cara untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan adalah melalui penyesuaian struktur organisasi. 

Kepuasan Kerja

Definisi/pengertian dari kepuasan kerja

Newstrom : mengemukakan bahwa “job satisfaction is the favorableness or unfavorableness with employes view their work”. 

Kepuasan kerja berarti perasaan mendukung atau tidak mendukung yang dialami [pegawai] dalam bekerjaMenurut Mila Badriyah (2015) kepuasan kerja adalah sikap atau perasaan karyawan terhadap aspek-aspek yang menyenangkan atau tidak menyenangkan mengenai pekerjaan yang sesuai dengan penilaian masing-masing pekerja.Wexley dan Yukl : mengartikan kepuasan kerja sebagai “the way an employee feels about his or her job”. 

Artinya bahwa kepuasan kerja adalah cara pegawai merasakan dirinya atau pekerjaannya. dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan yang menyokong atau tidak menyokong dalam diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaan maupun kondisi dirinya. 

Perasaan yang berhubungan dengan pekerjaan melibatkan aspek-aspek seperti upaya, kesempatan pengembangan karier, hubungan dengan pegawai lain, penempatan kerja, dan struktur organisasi

Sementara itu, perasaan yang berhubungan dengan dirinya antara lain berupa umur, kondisi kesehatan, kemampuan dan pendidikan.

Taufik Noor Hidayat (104263213) : Keadaan emosional yang menyenangkan dengan mana para karyawan memandang pekerjaan mereka. 

Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. 

Ini dampak dalam sikap positif karyawan terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi di lingkungan kerjanya.Angga Leo : Kepuasan itu terjadi apabila kebutuhan-kebutuhan individu sudah terpenuhi dan terkait dengan derajat kesukaan dan ketidaksukaan dikaitkan dengan Pegawai; merupakan sikap umum yang dimiliki oleh Pegawai yang erat kaitannya dengan imbalan-imbalan yang mereka yakini akan mereka terima setelah melakukan sebuah pengorbanan. 

Apabila dilihat dari pendapat Robin tersebut terkandung dua dimensi, pertama, kepuasan yang dirasakan individu yang titik beratnya individu anggota masyarakat, dimensi lain adalah kepuasan yang merupakan sikap umum yang dimiliki oleh pegawai.EEE

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja

(Levi,2002) lima aspek yang terdapat dalam kepuasan kerja, yaituPekerjaan itu sendiri (Work It self),Setiap pekerjaan memerlukan suatu keterampilan tertentu sesuai dengan bidang nya masing-masing. 

Sukar tidaknya suatu pekerjaan serta perasaan seseorang bahwa keahliannya dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan tersebut, akan meningkatkan atau mengurangi kepuasan kerja.

Atasan(Supervision), atasan yang baik berarti mau menghargai pekerjaan bawahannya. Bagi bawahan, atasan bisa dianggap sebagai figur ayah/ibu/teman dan sekaligus atasannya.Teman sekerja (Workers), Merupakan faktor yang berhubungan dengan hubungan antara pegawai dengan atasannya dan dengan pegawai lain, baik yang sama maupun yang berbeda jenis pekerjaannya.

Promosi(Promotion) ,Merupakan faktor yang berhubungan dengan ada tidaknya kesempatan untuk memperoleh peningkatan karier selama bekerja.Gaji/Upah(Pay), Merupakan faktor pemenuhan kebutuhan hidup pegawai yang dianggap layak atau tidak.Aspek-aspek lain yang terdapat dalam kepuasan kerja :

Kerja yang secara mental menantang, Kebanyakan Karyawan menyukai pekerjaan-pekerjaan yang memberi mereka kesempatan untuk menggunakan keterampilan dan kemampuan mereka dan menawarkan tugas, kebebasan dan umpan balik mengenai betapa baik mereka mengerjakan. 

Karakteristik ini membuat kerja secara mental menantang. Pekerjaan yang terlalu kurang menantang menciptakan kebosanan, tetapi terlalu banyak menantang menciptakan frustasi dan perasaan gagal. 

Pada kondisi tantangan yang sedang, kebanyakan karyawan akan mengalamai kesenangan dan kepuasan.

Ganjaran yang pantas, Para karyawan menginginkan sistem upah dan kebijakan promosi yang mereka persepsikan sebagai adil,dan segaris dengan pengharapan mereka. 

Pemberian upah yang baik didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat keterampilanindividu, dan standar pengupahan komunitas, kemungkinan besar akan dihasilkan kepuasan. 

Tidak semua orang mengejar uang. Banyak orang bersedia menerima baik uang yang lebih kecil untuk bekerja dalam lokasi yang lebih diinginkan atau dalam pekerjaan yang kurang menuntut atau mempunyai keleluasaan yang lebih besar dalam kerja yang mereka lakukan dan jam-jam kerja. Tetapi kunci yang manakutkan upah dengan kepuasan bukanlah jumlah mutlak yang dibayarkan; yang lebih penting adalah persepsi keadilan. 

Serupa pula karyawan berusaha mendapatkan kebijakan dan praktik promosi yang lebih banyak, dan status sosial yang ditingkatkan. 

Oleh karena itu individu-individu yang mempersepsikan bahwa keputusan promosi dibuat dalam cara yang adil (fair and just) kemungkinan besar akan mengalami kepuasan dari pekerjaan mereka. 

Kondisi kerja yang mendukung, Karyawan peduli akan lingkungan kerja baik untuk kenyamanan pribadi maupun untuk memudahkan mengerjakan tugas. Studi-studi memperagakan bahwa karyawan lebih menyukai keadaan sekitar fisik yang tidak berbahaya atau merepotkan. Temperatur (suhu), cahaya, kebisingan, dan faktor lingkungan lain seharusnya tidak esktrem (terlalu banyak atau sedikit).

Rekan kerja yang mendukung, Orang-orang mendapatkan lebih daripada sekadar uang atau prestasi yang berwujud dari dalam kerja. Bagi kebanyakan karyawan, kerja juga mengisi kebutuhan akan sosial. Oleh karena itu bila mempunyai rekan sekerja yang ramah dan menyenagkan dapat menciptakan kepuasan kerja yang meningkat. Tetapi Perilaku atasan juga merupakan determinan utama dari kepuasan.

Kesesuaian kepribadian dengan pekerjaan, Pada hakikatnya orang yang tipe kepribadiannya kongruen (sama dan sebangun) dengan pekerjaan yang mereka pilih seharusnya mendapatkan bahwa mereka mempunyai bakat dan kemampuan yang tepat untuk memenuhi tuntutan dari pekerjaan mereka. 

Dengan demikian akan lebih besar kemungkinan untuk berhasil pada pekerjaan tersebut, dan karena sukses ini, mempunyai kebolehjadian yang lebih besar untuk mencapai kepuasan yang tinggi dari dalam kerja mereka.

Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskanintensitasarah, dan ketekunan seorangindividu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya adalah intensitas, arah, dan ketekunan.

Berdasarkan teori hierarki kebutuhanAbraham Maslowteori X dan teori Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah 'alasan' yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan 'semangat', seperti contoh dalam percakapan "saya ingin anak saya memiliki motivasi yang tinggi". Statemen ini bisa diartikan orang tua tersebut menginginkan anaknya memiliki semangat belajar yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.

Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.

Pengertian Motivasi

Motivasi berasal dari bahasa Latin "movere",yang berarti menggerakkan. Menurut Weiner (1990) motivasi didefenisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu. Menurut Uno (2007), motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan. Sedangkan Imron (1966) menjelaskan bahwa motivasi berasal dari bahasa Inggris"motivation" yang berarti dorongn atau pengalasan untuk melakukan suatu aktifitas hingga mencacpai tujuan.

Dari serangkain pengertian para ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah sesuatu alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan; menyelesaikan; menghentikan; dsb, suatu aktifitas guna mencapai tujuan tertentu yang diinginkan dari motivasi tersebut.

Sejarah Teori Motivasi

Tahun 1950an merupakan periode perkembangan konsep-konsep motivasi. Teori-teori yang berkembang pada masa ini adalah hierarki teori kebutuhan, teori X dan Y, dan teori dua faktor. Teori-teori kuno dikenal karena merupakan dasar berkembangnya teori yang ada hingga saat ini yang digunakan oleh manajer pelaksana di organisasi-organisasi di dunia dalam menjelaskan motivasi karyawan.

Hierarki Teori Kebutuhan Maslow

Teori hierarki kebutuhan

Teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki teori hierarki kebutuhan milik Abraham Maslow. Ia membuat hipotesisbahwa dalam setiap diri manusia terdapathierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis(rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).

Maslow memisahkan lima kebutuhan ke dalam urutan-urutan. Kebutuhan fisiologis dan rasa aman dideskripsikan sebagai kebutuhan tingkat bawah sedangkan kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tingkat atas. Perbedaan antara kedua tingkat tersebut adalah dasar pemikiran bahwa kebutuhan tingkat atas dipenuhi secara internal sementara kebutuhan tingkat rendah secara dominan dipenuhi secara eksternal.

Teori kebutuhan Maslow telah menerima pengakuan luas di antara manajer pelaksana karena teori ini logis secara intuitif. Namun, penelitian tidak memperkuat teori ini dan Maslow tidak memberikan bukti empiris dan beberapa penelitian yang berusaha mengesahkan teori ini tidak menemukan pendukung yang kuat.

Teori X dan teori Y

Douglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan. Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.

Ada empat asumsi yang dimiliki manajerdalam teori X.

Karyawan pada dasarnya tidak menyukai pekerjaan dan sebisa mungkin berusaha untuk menghindarinya.Karena karyawan tidak menyukai pekerjaan, mereka harus dipakai, dikendalikan, atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.Karyawan akan mengindari tanggung jawab dan mencari perintah formal, di mana ini adalah asumsi ketiga.Sebagian karyawan menempatkan keamanan di atas semua faktor lain terkait pekerjaan dan menunjukkan sedikit ambisi.

Bertentangan dengan pandangan-pandangan negatif mengenai sifat manusia dalam teori X, ada pula empat asumsi positif yang disebutkan dalam teori Y.

Karyawan menganggap kerja sebagai hal yang menyenangkan, seperti halnya istirahat atau bermain.Karyawan akan berlatih mengendalikan diri dan emosi untuk mencapai berbagai tujuan.Karyawan bersedia belajar untuk menerima, mencari, dan bertanggungjawab. *Karyawan mampu membuat berbagai keputusan inovatif yang diedarkan ke seluruh populasi, dan bukan hanya bagi mereka yang menduduki posisi manajemen.

Pengertian, Visioner, Tegas, Bijaksana Bisa menempatkan diri, Mampu/cakap Terbuka, Mampu mengatur, Disegani , Cerdas, Cekatan, Terampil, Pemotivasi, Jujur, Berwibawa, Berwawasan luas, Konsekuen, Melayani, Credible, Mampu membawa perubahan, Adil, Berperikemanusiaan, Kreatif, Inovatif, Sabar, Bertanggung jawab, Konsiten, Low profile, Sederhana dan humble (rendah hati), Rendah hati/humble, Royal/tidak kikir, berjiwa sosial Loyal (setia) kepada bawahan, Disiplin, Mampu menjadi tauladan/memberi contoh, Punya integritas, Berdikasi/berjiwa mengabdi, Dapat dipercaya (credible), Percaya diri, Kritis, Religious, Mengayomi, Responsive (cepat tanggap), Teliti, Supel (ramah), Pema’af, Peduli (care), Profesional, Berprestasi, Penyelesai Masalah (problem solver), Good looking, Sopan, Cerdas secara emosi (memiliki tingkat EQ yang tinggi

Teori motivasi kontemporer

David McClelland, pencetus Teori Kebutuhan

Teori motivasi kontemporer bukan teori yang dikembangkan baru-baru ini, melainkan teori yang menggambarkan kondisi pemikiran saat ini dalam menjelaskan motivasi karyawan.

Teori motivasi kontemporer mencakup :

Teori kebutuhan McClelland

Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya. Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:

kebutuhan berprestasi: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.kebutuhan berkuasa: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.kebutuhan berafiliasi: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.

Teori evaluasi kognitif

Teori evaluasi kognitif adalah teori yang menyatakan bahwa pemberian penghargaan-penghargaan ekstrinsik untuk perilaku yang sebelumnya memuaskan secara intrinsik cenderung mengurangi tingkat motivasi secara keseluruhan. Teori evaluasi kognitif telah diteliti secara eksensif dan ada banyak studi yang mendukung.

Teori penentuan tujuan

Teori penentuan tujuan adalah teori yang mengemukakan bahwa niat untuk mencapai tujuan merupakan sumber motivasi kerja yang utama. Artinya, tujuan memberitahu seorang karyawan apa yang harus dilakukan dan berapa banyak usaha yang harus dikeluarkan.

Teori penguatan

Teori penguatan adalah teori di mana perilaku merupakan sebuah fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya jadi teori tersebut mengabaikan keadaan batin individu dan hanya terpusat pada apa yang terjadi pada seseorang ketika ia melakukan tindakan.

Teori Keadilan

Teori keadilan adalah teori bahwa individu membandingkan masukan-masukan dan hasil pekerjaan mereka dengan masukan-masukan dan hasil pekerjaan orang lain, dan kemudian merespons untuk menghilangkan ketidakadilan.

Teori harapan

Teori harapan adalah kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dalam cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu harapan bahwa tindakan tersebut akan diikuti dengan hasil yang ada dan pada daya tarik dari hasil itu terhadap individu tersebut.

Area motivasi manusia

Empat area utama motivasi manusia adalah makanan, cintaseks, dan pencapaian. Tujuan-tujuan yang mendasari motivasi ditentukan sendiri oleh individu yang melakukannya, individu dianggap tergerak untuk mencapai tujuan karena motivasiintrinsik (keinginan beraktivitas atau meraih pencapaian tertentu semata-mata demi kesenangan atau kepuasan dari melakukan aktivitas tersebut), atau karena motivasiekstrinsik, yakni keinginan untuk mengejar suatu tujuan yang diakibatkan oleh imbalan-imbalan eksternal. disamping itu terdapat pula faktor yang lain yang mendukung diantaranya ialah faktor internal yang datang dari dalam diri orang itu sendiri.

Variabel-Variabel Motivasi

Kerlinger, N. Fred dan Elazar J. Pedhazur (1987) dalam Cut Zurnali (2004) menyatakan bahwa variabel motivasi terdiri dari: (1) Motif atas kebutuhan dari pekerjaan (Motive); (2) Pengharapan atas lingkungan kerja (Expectation); (3) Kebutuhan atas imbalan (Insentive). Hal ini juga sesuai dengan yang di kemukakan Atkinson (William G Scott, 1962: 83), memandang bahwa motivasi adalah merupakan hasil penjumlahan dari fungsi-fungsi motive, harapan dan insentif (Atkinson views motivation strengh in the form of an equattion-motivation = f (motive + expectancy + incentive).

Jadi, mengacu pada pendapat-pendapat para ahli di atas, Cut Zurnali (2004) mengemukakan bahwa motivasi karyawan dipengaruhi oleh motif, harapan dan insentif yang diinginkan. Dalam banyak penelitian di bidang manajemen, administrasi, dan psikologi, variabel-variabel motivasi ini sering digunakan. Berikut akan dijelaskan masing-masing variabel motivasi tersebut.

Motif

Menurut Cut Zurnali (2004), motif adalah faktor-faktor yang menyebabkan individu bertingkah laku atau bersikap tertentu. Jadi dicoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti kebutuhan apa yang dicoba dipuaskan oleh seseorang? Apa yang menyebabkan mereka melakukan sesuatu pekerjaan atau aktivitas. Ini berarti bahwa setiap individu mempunyai kebutuhan yang ada di dalam dirinya (inner needs) yang menyebabkan mereka didorong, ditekan atau dimotivasi untuk memenuhinya. Kebutuhan tertentu yang mereka rasakan akan menentukan tindakan yang mereka lakukan.

Lebih lanjut Cut Zurnali mengutip pendapat Fremout E. kast dan james E. Rosenzweig (1970) yang mendefinisikan motive sebagai : a motive what prompts a person to act in a certain way or at least develop appropensity for speccific behavior. The urge to action can tauched off by an external stimulus, or it can be internally generated in individual thought processes. Jadi motive adalah suatu dorongan yang datang dari dalam diri seseorang untuk melakukan atau sedikitnya adalah suatu kecenderungan menyumbangkan perbuatan atau tingkah laku tertentu.

William G Scott (1962: 82) menerangkan tentang motive adalah kebutuhan yang belum terpuaskan yang mendorong individu untuk mencapai tujuan tertentu. Secara lengkap motiv menurut Scott motive are unsatiesfied need which prompt an individual toward the accomplishment of aplicable goals. Berdasarkan uraian di atas dapat dikatakan, motive adalah dorongan yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan perbuatan guna memenuhi kepuasannya yang belum terpuaskan. Selain itu, Maslow sebagaimana diungkap pada halaman sebelumnya membagi kebutuhan manusia ke dalam beberapa hierarki, yakni kebutuhan-kebutuhan fisik, keselamatan dan keamanan, sosial, penghargaan atau prestise dan kebutuhan aktualisasi diri.

Harapan

Mengacu pada pendapat Victor Vroom, Cut Zurnali (2004)mengemukakan bahwa ekspektasi adalah adanya kekuatan dari kecenderungan untuk bekerja secara benar tergantung pada kekuatan dari pengharapan bahwa kerja akan diikuti dengan pemberian jaminan, fasilitas dan lingkungan atau outcome yang menarik. RL. Kahn dan NC Morce (1951: 264) secara singkat mengemukakan pendapatan mereka tentang expectation, yakni Expectation which is the probability that the act will obtain the goal. Jadi harapan adalah merupakan kemungkinan bahwa dengan perbuatan akan mencapai tujuan. Arthur levingson dalam buku Vilfredo Pareto (1953: 178) menyatakan : The individual is influenced in his action by two major sources of role expectation the formal demands made by the company as spalled out in the job, and the informal expectation forces make behavioral demans on the individual attemps to structure the social situation and the devine his place in it.

Dengan merumuskan beberapa pendapat para ahli, Cut Zurnali (2004) menyatakan bahwa terdapat dua sumber besar yang dapat mempengaruhi kelakuan individu, yaitu : sumber-sumber harapan yang berkenaan dengan peranannya antara lain, tuntutan formal dari pihak pekerjaan yang terperinci dalam tugas yang seharusnya dilakukan. Dan tuntutan informal yang dituntut oleh kelompok-kelompok yang ditemui individu dalam lingkungan kerja. Di samping itu, menurut Wiliam G Scott (1962: 105), addtionally, as could be anticipated, the groups themselves can be axpected to interact, effecting the others expectations. Ternyata kelompok karyawan sendiri dapat juga mempengaruhi harapan-harapan yang akan dicapainya. Dan dengan adanya keyakinan atau pengharapan untuk sukses dapat memotivasi seseorang untuk mewujudkan atau menggerakkan usahanya (Gary Dessler, 1983: 66). Selanjutnya Vroom yang secara khusus memformulasikan teori expectancy mengajukan 3 (tiga) konsep konsep dasar, yaitu : (1) Valence atau kadar keinginan seseorang; (2) Instrumentality atau alat perantara; (3) Expectacy atau keyakinan untuk mewujudkan keinginan itu sendiri (Gary Dessler, 1983: 66).

Insentif

Dalam kaitannya dengan insentif (incentive), Cut Zurnali mengacu pada pendapat Robert Dubin (1988) yang menyatakan bahwa pada dasarnya incentive itu adalah peransang, tepatnya pendapat Dubin adalah incentive are the inducement placed the course of an going activities, keeping activities toward directed one goal rather than another. Arti pendapat itu kurang lebih, insentif adalah perangsang yang menjadikan sebab berlangsungnya kegiatan, memelihara kegiatan agar mengarah langsung kepada satu tujuan yang lebih baik dari yang lain. Morris S. Viteles (1973: 76) merumuskan insentif sebagai keadaan yang membangkitkan kekuatan dinamis individu, atau persiapan-persiapan daripada keadaan yang mengantarkan dengan harapan dapat mempengaruhi atau mengubah sikap atau tingkah laku orang-orang. Secara lebih lengkap Viteles menyatakan : incentive are situasions which function in arousing dynamis forces in the individual, or managements of conditions introduced with the expectation of influencing or altering the behavior of people.

Menurut Cut Zurnali, pendapat yang mengemukakan bahwa insentif adalah suatu perangsang atau daya tarik yang sengaja diberikan kepada karyawan dengan tujuan agar karyawan ikut membangun, memelihara dan mempertebal serta mengarahkan sikap atau tingkah laku mereka kepada satu tujuan yang akan dicapai perusahaan. Joseph Tiffin (1985: 267) mengatakan bahwa pemnberian insentif sangat diperlukan terutama apabila karyawan tidak banyak mengetahui tentang hal apa yang akan dilakukannya. Berikut secara lengkap diuraikan pendapat Tiffin: ordinary speaking, people will not learn very much about anything unless they are motivated to do so, that is, unless they are supplied with an adequate incentive. Maknanya bahwa seseorang tidak banyak mengetahui tentang sesuatu hal, apabila mereka tidak didorong untuk melakukan pekerjaan yang demikian itu, yaitu apabila mereka tidak dibekali dengan insentif secara cukup.

Teori motivasi Herzberg (Frederick Herzberg)

Ada dua faktor yang mendorong manusia mencapai kepuasan dan menjauhi ketidak puasan yaitu faktor ekstrinsik (higiene) dan intrinsik (motivator). Faktor ekstrinsik memotivasi orang untuk keluar dari ketidak puasan sedangkan faktor intrinsik (motivator) memotivasi orang untuk berusaha mencapai kepuasan. Dalam teori motivasi herzberg ada 3 hal penting dalam memotivasi bawahan, yaitu :

Hal-hal yang mendorong karyawan sehingga menantang pegawai untuk berprestasi, bertanggung jawab dan pengakuan atas hasil kerja.Hal-hal yang mengecewakan karyawan bersifat tambahan atau gimik dalam pekerjaan, seperti jabatan, istirahat, hak, gaji, tunjangan,dll yang jika tidak terpenuhi akan membuat kecewa.Pegawai / karyawan itu sendiri jika peluang untuk berprestasi terbatas. Karyawan akan sesitif pada lingkungan dan mencari kesalahan.