Cari Blog Ini

Detasemen Rudal 003

Detasemen Rudal-003 atau Denarhanud Rudal-003 adalah satuan bantuan tempur artileri pertahanan udara dibawah Resimen Arhanud-1/FalatehanKodam Jaya.
Satuan ini bertugas mengamankan objek vital nasional yaitu Istana Negara, Bandara Soekarno Hatta, dan Pusat Penelitian Ilmu dan Teknologi (Puspitek), Serpong.
Satuan ini bermarkas di Jl. Cikupa, TangerangBanten.
Denarhanud Rudal 003/Dam Jaya dibentuk berdasarkan Surat Perintah Kasad Nomor Sprin/607/IV/1988 tanggal 21 April 1988 tentang pembentukan Organisasi Denarhanud Rudal 003 Dam Jaya.
Setahun kemudian dikeluarkan Surat perintah Kasad Nomor Sprin/444/II/1989 tanggal 1 Maret 1989 tentang persiapan untuk peresmian berdirinya Denarhanud Rudal 003/Jaya Organik Menarhanud 1 Dam Jaya.
Peresmian dilakukan pada 2 Maret 1989 oleh Kasad Jenderal TNI Edi Sudrajat.
Detasemen Rudal-003
LOGO AKASA RAKCA KSATRYA resize.png
Logo Detasemen Rudal-003
Dibentuk21 April 1988
NegaraIndonesia
CabangTNI Angkatan Darat
Tipe unitSatuan Bantuan Tempur
Bagian dariResimen Arhanud-1/Falatehan
MarkasTangerangBanten
JulukanDen Rudal 003/ARK
MotoAkasa Rakca Ksartrya
Maskot"Elang"
Komandan tempur
Komandan DetasemenMayor Arh Rimba Anwar

SejarahSunting

pembentukan organisasi Denarhanud Rudal 003 Kodam Jaya berdasarkan Surat Perintah Kasad Nomor Sprin /607/ IV/1988 tanggal 21 April 1988. 
Hal tersebut diikuti dengan Surat Perintah Kasad Nomor Sprin/444/III/1989 tanggal 1 Maret 1989 tentang persiapan untuk peresmian berdirinya Denarhanud Rudal 003/ Jaya Organik Menarhanud 1 Dam Jaya.
Dalam rangka memenuhi TOP, personel diambil dari Satuansatuan lain diantaranya : Pusdik Arhanud Karangploso, Malang, Batalyon Arhanudse 6 dan 10/1/F Dam Jaya serta beberapa Satuan lainnya.
Dengan demikian secara resmi Denarhanud Rudal 003/1/ Dam Jaya berdiri pada tanggal 2 Maret 1989 yang diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Edi Sudrajat.
Pada perkembangan pelaksanaan tugas selanjutnya, dalam rentang waktu hampir 20 tahun, Alutsista Rudal Rapier khususnya missile memasuki masa lost point atau ketidak layakan pemakaian sehingga pada tanggal 16 Juni 2007 Alutsista Rudal Rapier ditarik ke Gupusjat Cakung-Jaktim dan Gupusmu Bojong Rangkong-Bekasi.
Pimpinan TNI AD kemudian melaksanakan peremajaan Alutsista Denarhanud Rudal 003/1/F Dam Jaya berupa Meriam 23 mm/Zur Komposit dengan Rudal Grom dan Mobile Missile Launcher (MML) Poprad sesuai Perkasad Nomor 29/VIII/2007 tanggal 15 Agustus 2007 tentang Orgas Denarhanud 23 mm/Zur Komposit dengan Rudal Grom.

Lambang SatuanSunting

Tunggul Satuan ini adalah “Akasa Rakca Ksartrya “, dimana Akasa berarti Angkasa, Rakca berarti Penjaga dan ksatrya berarti Prajurit.
Arti secara utuh adalah Prajurit Penjaga Angkasa.
Lambang satuan berupa Burung Elang mengigit dua anak panah dan mencengkram busur, dihiasi bintang bersudut lima dengan delapan puluh sembilan lilitan tambang serta dilatarbelakangi tiga buah rudal.
Burung Elang dengan Sayap dalam melambangkan prajurit Denarhanud berjumlah 7 helai dan sayap luar Rudal 003 yang cerdas, kuat dan berjumlah 8 helai wibawa dengan berpijak pada Sapta Marga dan 8 TNI Wajib.
Dua anak panah melambangkan tanggal kelahiran satuan, tiga buah rudal melambangkan bulan lahir satuan, sedangkan bintang bersudut lima dengan delapan puluh sembilan lilitan tambang memiliki arti Satuan TNI Angkatan Darat yang beridiologi Pancasila dilahirkan di Tahun 1989.

AlutsistaSunting

Alutsista yang menjadi garda depan Detasemen Arhanud 003 salah satunya yaitu Rudal Poprad bisa mobile, yang mempunyai jarak tembak 5500 meter, yang dibuat pada 2007 dari negara Polandia.
Selain itu Denarhanud Rudal 003 juga memiliki Alutsista Meriam 23 mm/Zur Komposit Rudal Grom asal Polandia, yang memiliki jarak tembak sejauh 2500 meter.
Tak kalah canggihnya, satuannya memiliki radar MMSR (Mobile Multibeam Search Radar), yang bisa mendeteksi/menangkap sasaran udara dari jarak 40 km (Kilometer).

KomandanSunting

  1. Mayor Art Ansori Tajudin
  2. Mayor Arh Edi Setiawan
  3. Mayor Arh Sony Septiono
  4. Mayor Arh Hamim Tohari
  5. Mayor Arh Blasius Popylus
  6. Mayor Arh Zaenudin SH, M. Hum
  7. Mayor Arh Osmar Silalahi
  8. Mayor Arh Gunawan Wibisono
  9. Mayor Arh Yogi Nugroho, BS (2014-2015)
  10. Mayor Arh Rimba Anwar (2015-2017)
  11. Mayor Arh Amos Commelius Silaban(2017-sekarang)

Tidak ada komentar: